Pages

Wednesday, September 30, 2009

Disaat Daku Tua.. ..

Disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu.
Maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku

Disaat daku menumpahkan kuah sayuran dibajuku, disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu, ingatlah saat-saat bagaimana daku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya.

Disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu, bersabarlah mendengarku, jangan memotong ucapanku.
Dimasa kecilmu, daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang ribuan kali telah daku ceritakan, hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku, janganlah menyalahkanku. Ingatlah dimasa kecilmu, bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi..?

Disaat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan tekhnologi modern, janganlah menertawaiku. Renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap "mengapa" yang engkau ajukan disaat itu.

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan, ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku. Bagaikan dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.

Disaat daku melupakan topik pembicaraan kita, berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya. Sebenarnya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkanku, daku telah bahagia.

Disaat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih. Maklumilah diriku, dukunglah daku, bagaikan daku terhadapmu disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.

Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini, kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku. Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu.. Daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur. Di dalam senyumku ini, tertanam kasihku yang tak terhingga padamu..

Sunday, September 27, 2009

Nepotisme & Premanisme Mantri Pasar Ciasem - Subang

Assalamu'alaikum

Saya kaget bercampur heran ketika seorang mantri pasar yang biasa datang memungut retribusi itu menyodorkan amplop kosong..
"Tolong diisi .."
"Untuk apa, pak..?"
"THR..!!"
"..???.."
Saya hanya terkesiap penuh tanya, apa gak salah para mantri pasar itu meminta THR ke kita. Bukannya selama ini kita yang menghidupi mereka dengan berbagai pungutan yang gak jelas payung hukum dan penggunaannya..??
Dan kekagetan saya kian bertambah ketika dia tahu dan menolak amplop yang saya isi dengan pecahan Rp 5000,-
_____________

Itu adalah sepenggal pengalaman saya menjelang lebaran. Menjadi orang kecil yang mencoba mencari penghidupan dari pasar tradisional Ciasem - Subang yang entah sampai kapan akan kuat bertahan ditengah himpitan semangat globalisasi yang hanya menguntungkan para kapitalis. Dan setelah saya tanya ke beberapa orang, ternyata kebiasaan itu sudah lama mereka lakukan. Kolusi sesama keluarga dalam mengeruk kekayaan pasar (dari kakek ampe cucu jadi mantri semua), jual beli lapak pedagang ditanah yang seharusnya jadi jalanan desa yang akhirnya berujung pada terganggunya mobilitas masyarakat setempat, dan bertindak layaknya preman pasar dalam memungut retribusi dan menentukan kebijakan.

Namun anehnya tidak ada tindakan pencegahan dari pihak terkait. Apakah begini hasil dari program reformasi yang selama ini digembor-gemborkan pemerintah khususnya pemerintahan kab. Subang ..?? Mengangkat orang-orang yang gak layak duduk dikursi pegawai yang seharusnya jadi pelayan publik, akan tetapi malah memberi tambahan beban buat masyarakat kecil dengan amplop THRnya..?? Atau mungkin ini adzab buat masyarakat kab. Subang dengan memberikan mereka para pemimpin yang buta dan tuli..??!! Wallahu a'lam

Wassalam

Monday, September 14, 2009

GENJER-GENJER = Lagu Pembangkit Semangat (cheerleader) Tim Sepak Bola _??

To the point;
Ada Sekelompok orang yang menyanyikan lagu kebesaran/pembangkit semangat Viking (fans tim sepak bola Persib) dibantai di kandang Macan Kemayoran (fans tim sepak bola Persija), mereka saling bantai bagai musuh bebuyutan. Mungkin mereka gak mau melihat musuh tim dukungannya lebih maju atau mungkin ada alasan lain (saya gak tau).. Begitu juga sebaliknya bila para fans Macan Kemayoran menyanyikan Lagu Kebesarannya dikandang Viking..

Dan yang aktual, ada radio swasta di 5olo yang menyiarkan kuis tebak lagu diminta untuk meminta maaf oleh sekelompok ormas karna radio tersebut menyiarkan lagu GENJER-GENJER dalam pertanyaan kuisnya. Alasannya sech klasik, karna lagu itu pernah dinyanyikan orang-orang PKI dalam meningkatkan semangat para pendukungnya.
Tapi mungkin kelompok tersebut juga gak mau melihat PKI lebih maju karna dianggap mempunyai pemahaman/ideologi yang berbeda. Atau mungkin karna PKI punya trackrecord yang buruk dinegeri ini. Tapi yang pasti sech, kelompok tersebut gak menjawab dan gak dapet hadiah dari kuis yang diadain oleh radio swasta itu.. Hmh..

Jadi..??
Apakah lagu GENJER-GENJER sama dengan lagu pembangkit semangat tim-tim sepak bola yang ada di Indonesi, yang selalu bikin ribut ??

Perlu pemikiran lebih jauh dan bijaksana..

Friday, September 11, 2009

WaniTaku

Aku ingin wAniTa iTu
JangAn kAu tunJuk ke5ana
BukAn diA
BukAn juGa yAng iTu
Dia tiDak jAuh
Dia ada di5ini
DaLaM seJaTiku

*****

Wie

Aku bi5a 5aja mEnangi5 5edih maLam ini
Tapi aku tak bi5a tEmukAn makna ke5edihAn haTiku
KarEna 5aat ini aku hanya bErteMan 5epi di5eLiMuti awAn geLap yAng mEnuTupi maTa haTi hingga tak dApaT ku rAih bayang diRimu..

UnTuk apa mEncinTai
ApabiLa cinTaMu hanya diuJung pErkaTaan
UnTuk apa kAtakAn juTaan rindu
ApabiLa hAdirMu hanya mEnyik5a haTi..

Air maTa diuJung mAta
Tak akAn ku biArkan mEngaLir Lagi unTukMu
5udah hEntikAn cAraMu mEncinTaiku
TaukAh diRimu..??
CinTamu 5angaT meLukaiku..

Peradaban Indonesia 500 Tahun Lalu

Meksiko
Arkeolog Mexico melaporkan, bahwa mereka melakukan penggalian diantara reruntuhan peradaban Aztec. Setelah melakukan penggalian sedalam 300m mereka menemukan kotak surat. Dapat diambil kesimpulan bahwa 500 tahun yang lalu, suku Aztec sudah mengenal surat menyurat dalam berkomunikasi.

Mesir:
Ahli purbakala Mesir yang telah melakukan penggalian di sebelah patung spinx menemukan kabel telepon pada kedalaman 200m. Bangsa Mesir mengklaim mereka sudah mengenal telepon sejak jaman King Tut.

China:
Setelah melakukan penelitian diantara patung Teracota, ditemukan serat kaca. Bangsa China mengklaim peradaban mereka lebih maju dari bangsa Mesir, karena sudah mengenal fiber optic sejak dinasti Ming.

Indonesia:
Dinas purbakala Pemda Magelang yang melakukan penggalian disamping candi Borobudur sampai kedalaman 100m tidak menemukan apa-apa. Dilanjutkan sampai kedalaman 500m, lalu 1000m. Mereka tetap tidak menemukan sesuatu selain tanah dan batu. Kemudian mereka mengambil kesimpulan, bahwa bangsa Indonesia ternyata paling maju dari bangsa-bangsa di dunia. Sejak jaman dinasti Saylendra bangsa kita sudah menggunakan wireless..

Hmh..??

PenJahaT hAti

UdaRa mEnyeMpit disEkiTarku
BerpAyah menEgakAn diRi
TeRa5a 5e5ak penCiuMan ini

Dan kAu mEnghiLang pErgi
PeDih yAng kAu LonTarkAn
MenghujaM diJiwAku

PenJahat haTiku
BukaLah maTamu Lua5
InikAh yAng kAu ingin_??

MembEriku hiDup naMun maTi_

******

BegiTu cErda5nya

BegiTu cErda5nya pEnguRu5 nEgeRi ini
NegEri yang kAtanya kAya 5umbEr dAya aLaM
Tak bi5a mEn5ejahTeRakan rAkyaTnya,
BahkAn tRagi5 dan irOni5
RakyAtnya dikiRim ke bErbaGai nEgaRa 5ebaGai pEmbanTu
5oLu5i bagi cEngkRamAn kEmi5kinAn
Dan 5akiTnya perEkOnOmiAn
5edangkAn dipeMerinTahAn,
KoRup5i meRajaLeLa dan teTap 5aJa bErgAnTung pAda huTang
Pada uLuRan tAngAn a5ing
BahkAn unTuk haL kRu5iaL 5emi5aL pEr5enJaTaan

ApakAh 5epErti ini wuJud dari ciTa-ciTa kEmerdEkAan bAng5a
Me5ki teLah bEruMur 64 tAhun, rupAnya bAng5a ini beLum bi5a mEnguRu5
KebuTuhAnnya 5ecAra mAndiri
Dan keMerdekAan m5h 5aJa jadi 5ebuAh pErayAan
Tujuh beLa5an,
Ma5ih 5ekEdar pErayAan tuJuh beLa5an
Bahkan mungkin ma5ih unTuk bEbeRapa uLang tAhun ke dEpAn


Wong Agung Utomo