Pages

Friday, November 20, 2009

BiLa buAya piLek..??

Negeri ini bukan milik pejabat, bukan pula
milik pemerintah. Polisi milik kita, seluruh
rakyat Indonesia. Kejaksaan milik kita.
Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi,
dan semua komisi negara milik kita. KPK
mungkin betul hanya cicak. Dan jika diterkam
buaya, pasti tak berdaya.
Namun, cicak ini memberi presiden ”kredit”
besar. Di dunia luar, gerak kita melawan
korupsi dicatat sebagai bagian ”kemuliaan”
Presiden SBY dan kabinet SBY. Kemitraan
yang ikut gigih membentuk KPK. Jika
kemitraan boleh mengklaim ikut memiliki
KPK, otomatis, KPK juga milik SBY.

Buaya menerkam cicak..?? apa bukan berarti
buaya menerkam SBY..?? Tahukah implikasinya
bagi karier dan jabatan bila melawan rakyat,
sekaligus melawan presiden sendiri? Maka,
patut dicatat, cicak dan buaya diciptakan
Tuhan bukan untuk saling berhadapan
sebagai musuh. Mereka saudara serumpun,
yang bisa saling membantu. Bahkan, kalau
buaya pilek, cicak pun bisa menggantikannya.. ..

Hmh..